Rabu, 13 September 2017

Mengatasi Kejang Demam pada Anak

Mengatasi Kejang Demam pada Anak 
Mengatasi Kejang Demam pada Anak -  Bagi anda yang telah menjadi orang tua dan telah diberkati bayinya harus sangat senang dan bersyukur pasti. Tapi bagaimana jadinya jika bayi Anda biasanya cerita dan membuat hati kita sebagai orang tua menjadi tenang dan bahagia maka anak itu melemah karena demam? Tentunya sebagai orang tua merasa kasihan dan perhatian terhadap bayinya.

Apalagi jika suhu anak terus naik dan demam, apalagi jika demam disertai kejang. Ini pasti akan menambah kekhawatiran Anda sebagai orang tua. Dalam kasus ini, demam disertai kejang biasanya terjadi pada beberapa anak. Kira-kira 5% anak 6 bulan sampai 6 tahun mengalami hal ini, apalagi jika orang tua memiliki riwayat kejang demam serupa saat kecil. Anak yang mengalami kejang tentu akan membuat orang tua pingsan.

Pada dasarnya kejang demam adalah kejang yang terjadi saat bayi atau anak mengalami demam tinggi yang tidak disebabkan oleh infeksi pada sistem saraf pusat. Kejang pada anak ini butuh perhatian karena kejang bisa terjadi berulang kali dan akan berbahaya. Jika anak sering mengalami kejang demam, ini bisa merusak sel otak anak. Karena itu, bila anak Anda demam dan kejang, dia harus lebih memperhatikan Anda, karena jika terus berlanjut maka akan berbahaya. Sebagai orang tua Anda juga perlu tahu bagaimana menghadapi kejang pada anak dengan benar. Jadi bagaimana Anda mengatasi kejang demam pada anak-anak?

Sebelum kita lanjutkan cara mengatasi kejang demam pada anak, juga baik jika kita mengetahui jenis kejang demam pada anak, sebagai berikut:

Jenis Kejang Demam

Jenis kejang pada anak saat demam juga bisa dilihat berdasarkan durasi kejang dan frekuensi kejadian, kejang dapat dibagi menjadi:

Konvulsi demam sederhana

Kejang demam sederhana Itu adalah kejang yang terjadi di seluruh tubuh dengan durasi kejang kurang dari 10 menit dan tidak terjadi lagi dalam waktu 24 jam. Jadi dalam kondisi ini, jika anak Anda memiliki kejang yang relatif pendek dan tidak ada kejang, Anda bisa menyimpulkan jika kejang yang dialami anak Anda adalah kejang demam sederhana.

Penyerangan Demam yang Kompleks

Kejang demam yang kompleks, yaitu kejang lokal (yang tidak terjadi di seluruh tubuh) sering terjadi pada area lengan dan tungkai. Kejang kompleks berlangsung lebih dari 10 menit dan terjadi lebih dari sekali dalam 24 jam.

Bagaimana Anda tahu jika anak-anak mengalami kejang demam?

Bagi sebagian besar orang tua dan kebanyakan dari kita juga kurang menyadari bagaimana mengetahui apakah seorang anak mengalami kejang demam. Karena itu, jika Anda mencurigai anak Anda mengalami kejang, pastikan Anda bisa mencoba dengan melakukan hal berikut:

  1. Yang pertama adalah jika Jika kondisi anak Anda di posisi lengan ditekuk di siku, maka pelan-pelan cobalah meluruskan lengan anak. Jika lengan bisa diluruskan dengan mudah, anak tidak mengalami kejang-kejang. Karena biasanya saat lengan tertekuk agak sulit diluruskan, anak Anda mungkin mengalami kejang.
  2. Jika anak berada dalam posisi lurus, cobalah menekuk lengan anak perlahan. Jika bisa dilipat dengan mudah berarti anak tersebut tidak mengalami kejang.
  3. Sebaliknya, jika lengan sulit diluruskan atau sulit ditekuk, kemungkinan anak tersebut mengalami kejang.

Tips Mengatasi Kejang pada Anak

Dalam kondisi jika anak Anda dikonfirmasi mengalami kejang demam, beberapa tip ini dapat membantu Anda mengatasi kejang demam pada anak-anak. Biasanya kita hadapi adalah panik karena kegelisahan pada anak kita. Meski kepanikan tidak akan membuat segalanya menjadi lebih baik, namun sebaliknya, inilah beberapa tip yang terbukti untuk mengatasi kejang bayi:

  1. Tenang, dalam hal ini Anda akan secara spontan mengalami kepanikan, tapi Anda juga harus mengkondisikan diri agar lebih tenang sehingga Anda tidak membuat kesalahan dalam mengelola kejang demam pada anak-anak.
  2. Jika anak berada dalam posisi telentang, cobalah memiringkan tubuh anak ke satu sisi.
  3. Jangan beri minuman saat si kecil mengalami kejang karena minuman tersebut bisa menyebabkan cairan masuk ke paru-paru.
  4. Jika ada, berikan obat untuk meredakan kejang untuk pertolongan pertama. Obat ini biasanya ditempatkan melalui rektum. Jika anak Anda mengalami kejang, mintalah dokter untuk meredakan kejang dan selalu menyiapkan bekal di rumah.
  5. Jika kejang terus berlanjut dan lebih sering mereka membawa Anda ke pusat kesehatan seperti klinik atau rumah sakit untuk perawatan segera.

 Jangan lupa baca juga : Dokter sunat pekanbaru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Intip Yuk Tips Menjaga Foto Agar Tetap Bagus

Tips menjaga foto agar tetap bagus   Tips menjaga foto agar tetap bagus -  dalam buku berjudul "Perawatan foto", disebutkan...